Menperin: Harga Gas Industri Idealnya di Bawah US$ 5/MMbtu

Menperin: Harga Gas Industri Idealnya di Bawah US$ 5/MMbtu

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 29 Agu 2016 15:02 WIB
Menperin: Harga Gas Industri Idealnya di Bawah US$ 5/MMbtu
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartato menilai rata-rata harga gas untuk industri, yaitu US$ 8-10/MMbtu, tidak ideal. Sebab, harga tersebut tergolong tinggi, terutama jika dibandingkan dengan harga gas industri di beberapa negara ASEAN.

Sebagai pembanding, harga gas industri di Singapura sekitar US$ 4-5 per MMbtu, Malaysia US$ 4,47 per MMbtu, Filipina US$ 5,43 per MMbtu, dan Vietnam sekitar US$ 7,5 per MMbtu.

Singapura, negara yang tak punya ladang gas sama sekali, ternyata industrinya bisa menikmati gas dengan harga hanya separuh dari di Indonesia. Padahal, Indonesia punya banyak sekali sumber gas bumi, bahkan mengekspor juga ke Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut perhitungan Airlangga, idealnya harga gas untuk industri di Indonesia bisa di bawah US$ 5/MMbtu, sehingga bisa bersaing dengan industri di negara-negara tetangga.

"Kemarin dalam rapat sudah kita sampaikan, ada wacana agar harga gas ini bisa di bawah US$ 5/MMbtu," kata Airlangga saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Airlangga mengaku heran, mengapa harga gas industri di Indonesia bisa sampai 2 kali lipat di Singapura. Akibatnya, biaya energi menjadi tidak efisien, barang yang diproduksi di Indonesia jadi lebih mahal.

Masalah ini akan dibahas bersama dengan kementerian dan lembaga lainnya dalam rapat di Kemenko Perekonomian pukul 16.00 WIB nanti.

"Nah, itu (harga gas di Indonesia lebih mahal dari di Singapura) yang sedang dipelajari, rapatnya nanti sore, jadi to be continue nanti sore," tutupnya. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads