Industri Konsumsi 2.280 MMSCFD/Hari, Harusnya Harga Gas US$ 4/MMBtu

Industri Konsumsi 2.280 MMSCFD/Hari, Harusnya Harga Gas US$ 4/MMBtu

Yulida Medistiara - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2016 13:31 WIB
Industri Konsumsi 2.280 MMSCFD/Hari, Harusnya Harga Gas US$ 4/MMBtu
Ilustrasi (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Kebutuhan industri terhadap gas sebagai bahan baku produksi dan energi dalam satu hari mencapai 2.280 MMSCFD. Namun saat ini harga gas belum kompetitif, padahal harga gas dan listrik sebagai infrastruktur industri sangat berpengaruh terhadap daya saing industri.

Saat ini industri di Indonesia membeli gas di kisaran US$ 7- US$ 10 per MMBtu, bahkan di Sumut mencapai US$ 12 per MMBtu. Namun, di negara tetangga gas seperti Singapura US$ 4-5 per MMBTU, Malaysia US$ 4,47 per MMBtu, dan Vietnam sekitar US$ 7,5 per MMBtu yang lebih murah daripada Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, mengatakan, dengan konsumsi yang demikian besar, idealnya harga gas di Indonesia dapat bersaing dengan negara lain, yakni di kisaran US$ 4-US 5 per MMBtu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kebutuhan gas mencapai 2.280 million metric standard cubic feet per day (MMSCFD), harga gas untuk industri saat ini dirasa masih belum kompetitif. Idealnya, harga gas untuk industri dapat dipatok pada harga USD4-5 per MMBTU," ujar Menperin Airlangga Hartarto, di kantornya, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2016).

Bila harga gas di Indonesia sama dengan negara tetangga. Airlangga yakin produk Indonesia bisa memiliki daya saing yang lebih kuat dengan negara tetangga.

"Bila berada pada level yang sama dengan negara-negara tetangga, maka saya yakin produk-produk Indonesia akan memiliki daya saing yang makin kuat," ujar Airlangga. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads