VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, mengatakan pabrik ini akan dibangun di area RU IV Cilacap.
"TDAE (Treated distillate aromatic extract) merupakan bahan baku untuk additive produk karet yang ramah lingkungan," kata Wianda dalam keterangannya, Kamis (29/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencana ini telah melalui proses feasibility study baik ekonomi maupun teknis sekitar 2 tahun," ujar Wianda.
Kapasitas produksi pabrik ini diperkirakan sekitar 60 ribu ton per tahun dengan kualitas yang tinggi. Pabrik ini ditargetkan beroperasi di 2019.
Rencananya produk yang dihasilkan dari pabrik ini akan dipasarkan ke Asia Tenggara. (wdl/hns)










































