Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam sambutan sekaligus meresmikan acara Pertemuan Nasional Sawit Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (2/2/2017).
Darmin menyebutkan, produk kelapa sawit Indonesia memiliki kebanggan sekarang ini. Apalagi ekspor produk kelapa sawit Indonesia terus mengalami peningkatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darmin mengaku, baru beberapa minggu menjabat sebagai Menko Perekonomian, harga CPO sedang anjlok. Pada saat yang bersamaan juga diterapkan kebijakan B20 alias program yang mewajibkan pencampuran bahan bakar minyak jenis solar dicampur dengan minyak kelapa sawit sebesar 20%.
Mulai diterapkan kebijakan itu, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang tadinya sekitar Rp 800 per kg naik dua kali lipat. Oleh karena itu, sambung Darmin, momentum produk kelapa sawit Indonesia yang tengah membaik ini jangan sampai tinggal sejarah sama seperti produk komoditi seperti rempah-rempah.
Apalagi, sambung Darmin, diantara semua tanaman yang menghasilkan minyak, produksi kelapa sawit Indonesia menjadi yang paling tertinggi di dunia. "Kita menyadari betul bahwa kelapa sawit adalah suatu berkah bagi Indonesia," tandasnya.
(mkj/mkj)











































