"Di daerah-daerah kita banyak temukan grandong jadi grandong itu kendaraan buatan masyarakat yang sebetulnya itu peralatan untuk pertanian, sekarang kita balik ini industri otomotif bisa juga untuk pertanian," kata Airlangga usai acara Pertemuan Nasional Sawit Indonesia, Jakarta, Kamis (2/2/2017).
Dengan adanya fakta kebutuhan alat angkut hasil pertanian di daerah. Kata Airlangga, pemerintah dalam hal ini menyediakan kendaraan yang lebih layak jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil pedesaan yang siap diluncurkan pemerintah pada Agustus 2017 dibanderol Rp 60 jutaan. Harga tersebut merupakan basis produk yang nantinya tinggal ditambah asesoris.
Saat ini terdapat 5 prototipe yang sudah siap diluncurkan. Bahkan 5 contoh mobil ini sudah dilakukan tes jalan sepanjang 1.000 km dan dinyatakan lulus uji emisi.
Sebelum masuk ke pabrik, mobil yang menggunakan 100% komponen dalam negeri ini akan disempurnakan terlebih dahulu. "Nanti kita akan perbaiki dari yang 5, baru kita akan sebarkan ke manufacturing yang bersedia produksi," kata dia. (mkj/mkj)










































