Helikopter menteri Rini turun di helipad yang disiapkan di depan tiga bangunan Silo penyimpanan semen. Ia kemudian turun dari helikopter didampingi Direktur Utama PT Semen Indonesia Rizkan Chandra.
Menteri Rini kemudian menuju samping gedung kantor untuk melakukan simbolis penanaman pohon. Setelah itu Rini melihat bangunan pabrik yang ada di depan gedung kantor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Angling Adhitya Purbaya |
Saat ini menteri Rini masih melakukan dialog bersama warga di dalam lobi. Rini dalam pembukaannya mengatakan agar warga mampu bersama-sama menjaga pabrik dan bisa menagih janji-janji PT Semen Indonesia untuk kesejahteraan mereka.
"Kita ngobrol bagaimana menjaga pabrik ini tapi juga agar keberadaan pabrik memberikan kesejahteraan. Pada Dirut, apa semua kecamatan sudah ada embung. Ternyata masih ada dua yang belum, janjinya tahun ini. Bisa kita tagih," pungkas Rini, Jumat (17/3/2017).
Foto: Angling Adhitya Purbaya |
Pabrik dengan kapasitas produksi 3 juta ton per tahun tersebut proses pembangunannya sudah sampai 99,16 %. Para pekerja juga sudah terlihat mulai melakukan aktivitasnya meski belum ada proses produksi.
Pembangunan dan aktivitas pabrik sempat berhenti sekitar satu bulan. Kemudian pada tanggal 23 Februari 2016, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerbitkan izin lingkungan baru dan aktivitas di pabrik bisa kembali dilakukan. (alg/ang)












































Foto: Angling Adhitya Purbaya
Foto: Angling Adhitya Purbaya