Hal itu disampaikan Ahmad Ridwan, Kepala Desa Kadiwono yang mewakili empat kepala desa lainnya saat berdialog dengan Menteri Rini di kawasan pabrik. Ia meminta tolong kepada Rini menyampaikan kepada Presiden Jokowi agar tidak mencabut izin pabrik semen dengan adanya aksi pasung kaki.
"Tolong sampaikan kepada bapak presiden. Ini ada 40 orang mengecor kaki di Jakarta, jangan sampai ada kejadian cabut izin," ujar Ridwan, Jumat (17/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon disampaikan, bu. Jangan sampai kami harus demo di depan istana. Kalau sampai izin dicabut, kami akan demo, matur kepada pak Jokowi," ujarnya.
Menteri Rini mendengar pesan dari Ridwan tersebut mengangguk dan berharap agar warga tersebut tidak perlu berunjuk rasa ke Jakarta. Ia mengatakan BUMN selalu berusaha mengedepankan kesejahteraan warga.
"Senang berkomunikasi dengan kepala desa, ternyata mereka mendukung. Dikatakan tadi ada 5% yang tidak mendukung, kita carikan solusi untuk aktivitas mereka," kata Rini di akhir kunjungan di pabrik semen.
Menteri Rini mengunjungi pabrik semen menggunakan helikopter. Usai berkunjung ke pabrik, Rini melanjutkan perjalanan untuk bertemu KH Maemun Zubaer di Desa Karangmangu Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang. Ia didampingi Direktur Utama PT Semen Indonesia Rizkan Candra. (alg/ang)











































