"Kita sangat tertarik dengan project pembangkit listrik, contoh small power plant untuk remote area. Kita bekerja sama dengan perusahaan lokal untuk membantu mereka karena kita memiliki teknologi tinggi," ujar Josef, di Kemenko Perekonomian, Rabu (22/3/2017).
Nantinya pembangunan small power plant tersebut juga menggunakan kandungan lokal. Ia mengatakan saat ini Siemens Indonesia memiliki 3 pabrik yang ada di Cilegon dan Pulomas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini dia telah menjajaki untuk bekerja sama dengan beberapa perusahaan BUMN untuk beberapa proyek pembangkit listrik selanjutnya.
"Contohnya mobile power plan kita udah diskusikan dengan PT Barata, PT Pindad, dan PT PAL untuk mendukung proses kandungan lokal untuk pembangkit listrik," ujarnya.
Respons pemerintah menurutnya sangat mendukung rencana tersebut untuk mempercepat elektrifikasi RI.
"Sangat positif dan banyak support, dan kita mau membuat ini mempercepat karena Indonesia butuh energi dan membutuhkan kapasitas lebih untuk industri, dan kita prepare to support," kata Josef.
Selain itu, ia mengatakan diskusi tersebut juga membahas soal vokasi, siswa smk bisa mendapatkan training dari industri. Hal itu karena di Jerman telah melaksanakannya terlebih dulu.
"Kita diskusi vocational training dan mendukung inisiatif dari pemerintah Indonesia untuk pendidikan training karena ini sangat penting, di Jerman punya pengalaman yang positif kita mau transfer," ujarnya. (dna/dna)











































