Pusat Inovasi Apple di BSD Pakai Lahan 2.000 Meter Persegi

Pusat Inovasi Apple di BSD Pakai Lahan 2.000 Meter Persegi

Yulida Medistiara - detikFinance
Jumat, 31 Mar 2017 13:04 WIB
Pusat Inovasi Apple di BSD Pakai Lahan 2.000 Meter Persegi
Foto: Internet
Jakarta - Apple menginvestasikan dana sebesar US$ 44 juta (Rp 585 miliar) untuk membangun pusat penelitian dan pengembangan atau research and development center (R&D). Pembangunannya sudah mulai tahun ini menggunakan lahan seluas 2.000 meter.

Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Kementerian Perindustrian, Achmad Rodjih Almanshoer mengatakan Apple bekerja sama dengan Sinar Mas Group untuk memakai lahan 2.000 meter tersebut.

"Apple menggunakan lahan Sinar Mas Group di lingkungan kawasan industri Bumi Serpong, BSD," ujar Achmad Rodjih, kepada detikFinance, di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (3/31/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya, gedung Apple Innovation Center ini akan dibangun satu lantai, tidak bertingkat. Di dalam gedungnya juga tidak ada sekat agar bisa berkomunikasi dengan lancar antar siswa yang dilatih maupun pegawai.

"Luas tanah sekitar 2.000 meter, itu harus satu lantai tidak boleh bertingkat karena untuk orang bisa berkomunikasi langsung tanpa sekat," ujarnya.

Apple juga akan menggandeng Universitas Bina Nusantara (Binus) untuk diberikan pelatihan SDM tentang pengembangan software Apple. Akan tetapi, pelatihan tersebut juga tidak menutup kemungkinan mahasiswa dari perguruan tinggi sekitar BSD untuk diberi pelatihan.

Di harapkan pada Mei nanti sudah mulai bisa dibuka untuk pelatihan karena saat ini tinggal proses desain interior.

"Gedungnya punya Sinar Mas Group dan universitas yang utama dikerjakan sama Binus. Nanti tinggal desain interiornya," imbuhnya. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads