"Diupayakan dikirim sebelum Desember sesuai kontraktual. Kita deliver ada 8 car, dua train set. Satu train set 4 car, berarti ada 8," jelas Senior Manager Secretary Public Relation & CSR INKA, Cholik Mochamad, kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (10/5/2017).
Sebelumnya, KAI menargetkan operasional kereta BIM bisa dilakukan September 2017. INKA sebagai produsen kereta mengaku akan berupaya untuk mengupayakan percepatan penyelesaian kereta bandara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PT KAI Minta September enggak masalah, legal aspeknya kan Desember. Diupayakan sebelum Desember 2017," tutur Cholik.
Cholik menambahkan, INKA menyepakati dua kontrak dengan KAI, pertama adalah jual beli kereta dan maintenance. "Kebetulan ada dua kontrak, kontrak pertama kereta, kedua maintenance-nya," tutur Cholik.
Dengan demikian, akses penumpang pesawat ke Bandara Internasional Minangkabau menjadi semakin mudah dengan adanya kereta bandara tersebut.
Jalur kereta Bandara Internasional Minangkabau nantinya akan memiliki panjang 23 kilometer (km). Total panjang tersebut merupakan pemanfaatan jalur eksisting dan juga pembangunan rel baru.
Sedikitnya ada 4 stasiun dengan rute yang dimulai dari Stasiun Padang-Stasiun Tabing panjangnya sekitar 9 km, Stasiun Tabing-Stasiun Dukuh panjangnya 10 km. Sedangkan sekitar 4,2 km dari Stasiun Dukuh-Stasiun BIM dan juga merupakan rel baru. (mkj/mkj)











































