Follow detikFinance
Rabu 10 May 2017, 18:48 WIB

Industri Kreatif Tanpa Modal Menjamur di Jakarta

Muhammad Idris - detikFinance
Industri Kreatif Tanpa Modal Menjamur di Jakarta Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Tren bisnis dalam industri kreatif bisa jadi saat ini salah satu usaha yang saat ini paling banyak digandrungi anak-anak muda, alias generasi milenial. Industri kreatif sendiri mengacu pada bisnis yang lebih mementingkan menjual ide.

Bisnis-bisnis industri kreatif yang menjamur saat ini seperti industri start up pembuat aplikasi, karya seni, interior, film, desain, fashion, piranti lunak, dekorasi, sampai animasi.

Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Telekomunikasi, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DKI Jakarta, Arief Satria, mengatakan tren mulai banyaknya bisnis kreatif yang dijalankan anak-anak muda mulai meningkat pesat sejak 2 tahun terakhir.

"Industri kreatif ini mulai banyak anak-anak muda memulai usaha dua tahun belakangan. Ini bisa dilihat dari anggota kami yang jumlahnya 1.200 orang, sebanyak 400 orang dari jenis industri kreatif. Dulu paling 100-an. Bukan usaha konvesional seperti dagang atau bisnis membuat produk yang biasa," kata Arief di Jakarta Creative Hub, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Industri KreatifIndustri Kreatif Foto: Muhammad Idris


Dia melanjutkan, industri kreatif sendiri rata-rata memang tidak membutuhkan modal besar. Bahkan beberapa bisnis hampir tanpa modal atau hanya menjual ide seperti pengerjaan interior dan sebagainya.

"Kalau modal bisa iyah bisa tidak (tanpa modal). Beberapa kategori industri kreatif memang tanpa modal, karena dia cuma jual ide. Tapi kalau ingin membesarkan, butuh SDM banyak, atau kemudian ekspor, itu pasti butuh modal. Tapi untuk memulai bisnis, di industri kreatif ini relatif kecil atau bahkan tanpa modal," kata Arief yang juga pengusaha event organizer ini.

Tren tumbuhnya industri kreatif, kata dia, tentu jadi pendorong ekonomi dalam negeri. Lantaran di Amerika Serikat saja, sektor industri kreatif menyumbang 10% kontribusi PDB nasional.

Sementara itu, salah seorang pengusaha industri kreatif di bidang mural dinding, Ricard Rich, menuturkan usaha yang digelutinya sendiri terbilang minim modal.

Dirinya bersama 13 rekannya membentuk usaha dekorasi 3D pada dinding sesuai pesanan. Jika tanpa menyewa kantor, modal bisnisnya hanya membutuhkan Rp 10 juta.

"Itu modal kalau untuk bisnis dekorasi, kecuali kita sewa kantor. Yang kita jual kan jasa kita menggambar dinding sesuai keinginan pemesan. Saat ini anggota kita ada 13 orang. Itu terdiri dari 5 orang desainer, sisanya pelukis dinding. Karena yang kita jual skill, modal hanya untuk menyetok cat dan sebagainya. Pemasaran juga dari mulut ke mulut, orang suka dengan hasil pekerjaan kita, biasanya akan merekomendasikan ke orang lain," ungkap Richard.

Ricard yang lulusan Jurusan Desain dari kampus di Amerika Serikat ini memulai bisnisnya sejak 2013 bersama 3 orang kawannya, dengan membentuk iMural yang menggarap dekorasi mural spesialisasi dinding.

"Mulai tahun 2013, sekarang sudah banyak pesanan, memang ada banyak pesaing. Dan ini sudah jadi pekerjaan full time. Tahun 2016 lalu baru kita beranikan sewa ruko untuk kantor. Pesanan itu biasanya datang dari hotel, sekolah, dan cafe-cafe," ujar Richard yang enggan menyebutkan berapa omset usahanya itu. (idr/mkj)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed