Follow detikFinance
Rabu 24 May 2017, 14:57 WIB

Momen Ramadan Bakal Dongkrak Penjualan Minuman Ringan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Momen Ramadan Bakal Dongkrak Penjualan Minuman Ringan Foto: Muhammad Idris/detikFinance
Jakarta - Penjualan industri minuman ringan diharapkan dapat tumbuh saat Ramadan dan Lebaran tahun ini. Selama triwulan pertama 2017, penjualan minuman ringan turun.

"Industri minuman itu turun pada kuartal I-2017 sebesar 3,5 persen, diharapkan ini pada saat puasa hingga lebaran ini menjadi momentum kenaikan," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Willem Petrus Riwu, di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Willem menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan industri minuman ringan turun, seperti lesunya daya beli, hingga kampanye negatif dari sosial media.

"Turunnya karena memang ada kelesuan daya beli secara global, kedua kampanye di sosial media seperti minum kopi instan tidak bagus. Lama lama orang tidak minum kopi, ya seperti itu," jelas Willem.

Dia menambahkan, media sosial sosial berpengaruh terhadap industri minuman ringan, dengan kata lain pola konsumsi dipengaruhi oleh informasi. Artinya, kalau informasi sifatnya baik, maka berpengaruh positif terhadap industri minuman ringan.

Solusinya, harus ada diverifikasi atau penganekaragaman produk minuman ringan.

"Upayanya melakukan diversifikasi (produk) misalnya pengecilan ukurannya, karena memang kampanye-kampanye kontradiktif menurunkan konsumsi masyarakat," pungkas Willem. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed