Follow detikFinance
Minggu 04 Jun 2017, 17:30 WIB

Pengelola: Mal Penuh Biasanya Setelah THR Cair

Danang Sugianto - detikFinance
Pengelola: Mal Penuh Biasanya Setelah THR Cair Foto: rengga sancaya
Jakarta - Meningkatnya daya beli masyarakat saat Ramadan membawa berkah bagi pusat perbelanjaan. Sudah hampir dipastikan jumlah pengunjung akan meningkat drastis saat bulan Ramadan hingga Lebaran.

Asisten GM Promosi Emporium Pluit Mall Priscilla Ganda Moningka mengatakan, biasanya pada saat musim lebaran jumlah pengunjung minimal meningkat 50%, dan secara gradasi akan meningkat hingga jelang lebaran.

"Biasanya 2 minggu sebelum lebaran meningkat drastis. Karena saat itu orang sudah terima THR, jadi mereka sudah bisa berbelanja kebutuhan Idul Fitri," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Minggu (4/6/2017).

Untuk menghadapi lonjakan pengunjung, biasanya pengelola pusat perbelanjaan melakukan persiapan dengan memperbaharui dekorasi, mengadakan program dan acara tematik hingga bagi-bagi takjil. Namun selain itu, pusat perbelanjaan juga melakukan persiapan dari sisi kemananan dengan menambah jumlah personil satuan pengamanan (satpam).

"Biasanya di setiap hari-hari besar di mana pengunjung meningkat pesat yang kami lakukan pertama penambahan perosonil keamanan, itu nomor satu. Para pengunjung ini ingin rasa aman dan nyaman," imbuhnya.

Seperti di Emporium Pluit Mall, menurut Priscilla saat ini pihaknya sudah menambah personil satpam hingga 2 kali lipat. Hal itu agar intensitas penjagaan bisa lebih ketat.

"Satpam kita lakukan penebalan di area dalam. Agar intensitas kelilingnya lebih banyak. Kita juga lakukan peringatan pengumuman lebih sering kepada pengunjung, seperti mengingatkan barang bawaan dan menjaga anak," tambahnya.

Selain pengamanan, biasanya pengelola mall juga akan memaksimalkan area parkir. Seperti menerapkan sistem buka tutup area parkir, serta menggunakan area yang tak terpakai untuk area parkir tambahan.

"Kemudian kami juga lakukan persiapan fasilitas. Misalnya kebersihan toilet. Mushola di mall juga ditingkatkan perbaikannya, kita dandani," tukasnya.

Banyak Tenant Dadakan di Mal

Pada saat musim Lebaran para pengelola pusat perbelanjaan biasaanya melakukan berbagai cara untuk menarik pengunjung. Selain diskon, program dan gimmick bertemakan Ramadan, pengelola pusat perbelanjaan juga berupaya untuk menambah produk yang dijajakan dengan menambah tenant.

Biasanya penambahan tenant pada saat musim Lebaran dilakukan di area bazar terbuka di dalam mall. Sebab selain area permanen yang sudah penuh, penjualnya juga biasanya bersifat sementara.

"Seperti di kami saat ini mengadakan bazar, nah itu mereka sebagian besar bukan tenant kami," kata Priscilla

Kebanyakan dari tenant-tenant dadakan di dalam mall merupakan usaha kecil dan menengah (UKM) yang menjajakan, pakaian hingga makanan khas Ramadan dan Lebaran.

Menurut Priscilla antara pengelola dan tenant dadakan tersebut saling membutuhkan. Sebab musim Lebaran merupakan peluang emas bagi pengusaha yang datang hanya sekali dalam setahun.

"Bagi kami juga butuh untuk memuaskan pengunjung yang biasanya meningkat sampai 50%," imbuhnya.

Adanya tenant dadakan bahkan bisa meningkatkan tingkat okupansi untuk wilayah bazar di mall hingga terisi penuh. Setidaknya itu yang terjadi di Emporium Pluit Mall.

"Biasanya hanya 50% di area bazar. Sekarang terisi 100% sampai Lebaran," tandasnya. (mkj/mkj)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed