Follow detikFinance
Sabtu 22 Jul 2017, 15:55 WIB

Wilayah di Kalimantan Ini Cocok untuk Industri Aluminium

Michael Agustinus - detikFinance
Wilayah di Kalimantan Ini Cocok untuk Industri Aluminium Foto: dok BMW
Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan bahwa Kalimantan Utara cocok untuk industri-industri yang membutuhkan listrik dalam jumlah besar, misalnya industri aluminium.

Sebab, Sungai Kayan di Kaltara dapat menghasilkan energi listrik hingga 6.000 MW. Listrik dari tenaga air sangat murah, industri aluminium bisa beroperasi dengan efisien di sana.

"Di Kaltara ada potensi hydro power sekitar 6.000 MW. Itu tanahnya luas, kita ingin di sana jadi kota industri baru. Yang paling optimal di sana karena dia bisa dibuat PLTA adalah industri aluminium. Industri aluminium kebutuhan listriknya sangat tinggi, supaya dia sangat kompetitif," kata Dirjen ILMATE Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan, kepada detikFinance, Sabtu (22/7/2017).

BUMN yang memproduksi aluminium, PT Inalum, sudah diminta melakukan kajian untuk membangun pabrik di Kaltara. "Kami memang minta Inalum melakukan kajian, tapi belum tentu mereka, bisa juga mereka nanti join dengan pihak lain," ucapnya.


Selain aluminium, industri metallic silika yang juga butuh listrik sangat besar juga cocok dibangun di Kaltara. Dengan listrik dari PLTA, biaya produksinya jadi efisien. "Metallic silica untuk bahan baku solar cell. Bisa juga karena listriknya murah di situ," kata Putu.

Sekarang pemerintah sedang menyiapkan kawasan industri juga di Kaltara agar investor yang masuk tak kesulitan memperoleh lahan. Infrastruktur-infrastruktur lain seperti pelabuhan, jalan raya, listrik juga harus segera dibangun.

"Itu (Kaltara) green field, DAM, listrik, dan sebagainya belum ada. Masih perawan," tutupnya. (mca/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed