Dalam kesempatan itu, Jokowi membahas soal perkembangan industri di Indonesia. Salah satunya termasuk rencana proyek mobil listrik yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah.
"Saya juga melaporkan peta jalan mobil listrik. Pada prinsipnya beliau menanyakan mengenai waktu-waktunya, time frame dari mobil listrik," kata Airlangga di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah kita akan menganut seperti negara lain yang nanti pada waktu tertentu membatasi jumlah mobil listrik atau mobil biasa. Dan kami sudah sampaikan bahwa di dunia ini ada 2 mazhab, satu pelarangan total ada juga yang melakukan minimal kendaraan mobil listrik itu sampai di mana, dan kami bahas dengan Bapak Presiden dan beliau setuju untuk dilakukan semacam pembatasan pada waktu tertentu," terang Airlangga.
Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah berencana untuk menghidupkan kembali mobil listrik. Jokowi pun telah meminta kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk mendukung rencana tersebut agar dapat terealisasi. (mkj/mkj)











































