Follow detikFinance
Rabu 30 Aug 2017, 13:57 WIB

20% Produksi Mobil RI di 2025 Harus Bertenaga Listrik

Ray Jordan - detikFinance
20% Produksi Mobil RI di 2025 Harus Bertenaga Listrik Foto: dok. Kementerian Perindustrian
Jakarta - Pemerintah berencana mengembangkan mobil listrik. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah meminta semua kementerian dan lembaga mendukung pengembangan mobil listrik. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pun telah membuat roadmap atau peta jalan.

Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, inginkan adanya peningkatan produksi mobil hybrid atau berbahan bakar bensin dan bertenaga listrik. Jumlah mobil hybrid nantinya harus diproduksi minimal sebanyak 20% dari jumlah mobil nasional pada tahun 2025.

"Salah satu yang kita setujui adalah, beliau (Jokowi) menyetujui tahun 2025 itu 20% itu sudah diproduksi dari mobil berbasis electric vehicles," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Airlangga menyebut, apabila jumlah produksi mobil nasional pada tahun 2025 sebanyak 2 juta unit, maka mobil hybrid harus diproduksi sebanyak 400 ribu unit.

"Minimum produksi 2025 itu ya kalau kita sekarang bicara 2 juta pada waktu itu yang kira-kira 400.000," kata Airlangga.

Saat ini sendiri, proses produksi mobil listrik telah dimulai. Dirinya pun berharap supaya ke depannya terdapat pabrik sparepart untuk mobil listrik juga tersedia di Indonesia.

"Mulai dari pada pabrikan yang ada di Indonesia sudah memamerkan prototype-nya. Nah prototype itu kan dia harus melakukan uji coba, uji coba akan dilakukan juga segara di Indonesia dan nanti dari pabrikan akan ada beberapa kendaraan untuk dilakukan pengujian di Indonesia," tukasnya (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed