Follow detikFinance
Rabu 06 Sep 2017, 18:42 WIB

RI Importir Kapas AS Nomor 4 Setelah China, Turki, dan Meksiko

Muhammad Idris - detikFinance
RI Importir Kapas AS Nomor 4 Setelah China, Turki, dan Meksiko Foto: Muhammad Idris/detikFinance
Jakarta - Penduduknya yang besar, serta jumlah populasi kalangan muda yang terus meningkat, membuat Indonesia jadi pasar yang besar dan sangat potensial untuk produk kapas impor asal Amerika Serikat (AS).

Direktur Eksekutif Cotton Council International (CCI), Bruce Atherley, mengatakan peningkatan konsumsi pakaian dan produk fashion lainnya oleh kalangan menengah muda Indonesia jadi pendorong permintaan katun atau serat kapas.

"Pertumbuhan pasar di Indonesia sangat besar yang dipicu oleh pertumbuhan kelas menengah dan orang muda. Banyak perusahaan pemintalan Indonesia mengimpor kapas dari Amerika Serikat untuk kebutuhan garmen mereka," kata Bruce ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Menurutnya, nilai ekspor kapas AS ke Indonesia bisa mencapai US$ 500 juta atau Rp 6,65 triliun (kurs Rp 13.300). Nilai ekspor tersebut terus tumbuh setiap tahunnya.

"Dari 100% kebutuhan kapas Indonesia, sebesar 30% berasal dari AS dan sekarang perilaku kaum muda menyukai fashion produk yang berkualitas, jadi kapas dari AS ini sangat cocok dengan pasar di Indonesia. Kalau dulu kita langsung jual ke perusahaan pemintalan, sekarang kita aktif promosi lewat fashion-fashion show seperti sekarang ini," ungkap Bruce.

Sementara itu, Program Representative CCI, Anh Dung Do, menuturkan pertumbuhan permintaan kapas di Indonesia setidaknya 3% per tahun.

"Di Indonesia pasar kapas itu tumbuhnya 3% setahun. Ini bisa diukur dari total konsumsi dan industri tekstil. Semoga bisa tercapai karena nanti banyak muda-mudi. Indonesia itu terbesar keempat di dunia yang impor kapas dari AS. Pertama China, kedua Turki, kemudian Meksiko, Indonesia nomor 4," terang Dung. (idr/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed