Follow detikFinance
Selasa 03 Oct 2017, 20:52 WIB

Jokowi Cerita Soal Milenial yang Doyan Kopi dan Cokelat

Yulida Medistiara - detikFinance
Jokowi Cerita Soal Milenial yang Doyan Kopi dan Cokelat Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Pada penutupan Rakornas Kadin, di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung komoditas asli Indonesia yang tengah booming, ditopang oleh gaya hidup generasi milenial.

Salah satu komoditas yang disinggung adalah kopi dan cokelat. Bukan tanpa alasan, menurut Jokowi, potensi yang besar ditambah permintaan yang tinggi membuat dua komoditas ini jadi peluang bisnis yang menjanjikan bila ditekuni.

"Pertama, saya ingin menekankan satu bagian penting dari lifestyle industry adalah lifestyle commodity. Sekarang kita punya, kopi kita punya, kakao kita punya," kata Jokowi, Selasa (3/10/2017).

Saking besanya potensi bisnis dua komoditas tersebut, Jokowi meminta Wakil Ketua Bidang Agribisnis, Pangan, dan Kehutanan Franky Oesman Widjaja menanam kopi.

Franky yang juga sebagai bos Sinar Mas Group itu bisa menanam kopi, sebagai diversifikasi bisnis yang saat ini masih fokus di sektor kelapa sawit.

"Pak Franky jangan ditanami sawit terus. Ada kakao, ada kopi, ada lada. Karena Brasil produksinya nomor satu hanya 2,8 juta ton, Vietnam 1,8 juta ton. harganya juga baik," ujar Jokowi.

Ia mengatakan, pengusaha bisa menanam kopi itu di seluruh pelosok tanah air karena lahannya masih tersedia.

Jokowi menyebut kenapa suplai kopi dibutuhkan karena banyaknya permintaan dari masyarakat dari luar dan dalam negeri. Apalagi jika dilihat mulai menjamurnya warung kopi di tanah air.

"Pertumbuhan warung kopi di Indonesia itu cepat banget. Jadi permintaannya di Indonesia naik sampai 20%, dunia juga sama naik terus," kata Jokowi.

Selain kopi, kelapa juga mulai menjadi gaya hidup di negara tetangga. Jokowi menyebut air kelapa hijau banyak dicari orang sehingga para pengusaha harus banyak menyediakannya supaya bisa mengincar pasar yang besar.

"Baru bicara kopi, belum kakao, kelapa. Kelapa yang sudah ekspor, sekarang ini betul-betul sangat dicari airnya. Dulunya saya nggak pernah minum. Sekarang saya minum seminggu tiga kali. Saya lihat memang sangat bermanfaat, terutama kelapa hijau, Kalau mau segar terus minum kelapa hijau," ujarnya. (yld/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed