Follow detikFinance
Selasa 10 Oct 2017, 12:41 WIB

Industri Makanan dan Minuman Melambat, Tumbuh 7,19%

- detikFinance
Industri Makanan dan Minuman Melambat, Tumbuh 7,19% Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, pertumbuhan industri makanan dan minuman di akhir Juni 2017 melambat dibandingkan hasil triwulan I-2017.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat membuka Pameran Makanan dan Minuman di Plasa Pameran Industri, Gedung Kementerian Perindustrian, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017).

"Pertumbuhan industri makanan dan minuman pada triwulan kedua sebesar 7,19%. Walaupun mengalami sedikit perlambatan bila dibandingkan dengan triwulan I-2017 sebesar 8,15%," kata Airlangga.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa industri makanan dan minuman memiliki peranan penting dalam pembangunan sektor industri terutama kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini terbukti lewat industri makanan dan minuman yang menjadi subsektor terbesar yakni 34,42 persen dari subsektor lainnya.

"Hal ini menunjukkan bahwa sektor industri makanan dan minuman mempunyai peran yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia," sambung Airlangga.

Selain itu, peran penting industri makanan dan minuman juga dapat dilihat dari jumlah ekspor periode Januari - Juni 2017 yang mencapai US$ 15,4 miliar. Hal ini dibandingkan dengan impor produk makanan dan minuman yang memiliki nilai sebesar US$ 4,7 miliar.

"Dapat dilihat perkembangan realisasi investasi sektor industri makanan sampai triwulan II-2016 sebesar Rp 21,6 triliun untuk PMDN dan US$ 1,2 miliar untuk PMA," pungkasnya. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed