Ada Minyak Goreng Terbuat dari Larva Kumbang, Halal atau Tidak?

ADVERTISEMENT

Ada Minyak Goreng Terbuat dari Larva Kumbang, Halal atau Tidak?

Muhammad Aminudin - detikFinance
Rabu, 18 Okt 2017 11:07 WIB
Kelapa Sawit. Foto: dok. GAPKI
Malang - Mushab Nursantio, salah satu pencipta minyak goreng berbahan baku larva kumbang atau Biteback, menanggapi dingin soal pro kontra halal haram larva sebagai bahan baku.

Seperti ide awal membuat minyak berbahan baku larva serangga, yakni banyak mengandung zat besi, Omega-3, dan Omega-6, bisa mengatasi anemia.

Tentunya larva bukan merupakan hewan yang harus disembelih. Dia juga mencontohkan zat pewarna berbahan baku sama, yang dilabel halal.

"Secara umum serangga halal. Ada zat pewarna makanan yang dinyatakan halal dengan bahan baku sama, yakni larva," terangnya kepada detikFinance, Selasa (17/10/2017).

Dikatakan juga, larva kumbang hitam atau ulat Jerman memiliki kandungan lemak rendah, sehingga tak beresiko tinggi baik kolesterol, sehingga menyehatkan.

"Selain sehat, ulat Jerman mudah untuk dikembangkanbiakkan. Ke depan kita sudah menjalan pilot plan dengan sejumlah perusahaan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku mereka. Jadi hubungannya murni bisnis," tegasnya.

Mushab mengaku, budidaya ulat Jerman bisa mudah ditemukan di Indonesia, namun hasil produksi hanya mampu skala kecil.

Kandungan di dalam larva kumbang hitam ini, kemudian mendorongnya untuk memproduksi skala besar. "Ini peluang bisnis yang bagus. Tiap dua minggu, telur bisa menjadi ulat dan bisa dipanen, biayanya juga tidak mahal," terangnya.

Ada Minyak Goreng Terbuat dari Larva Kumbang, Halal atau Tidak?Biteback Team. Foto: Muhammad Aminudin
(ang/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT