Follow detikFinance
Kamis 09 Nov 2017, 11:18 WIB

Pesawat N219 Baru Bisa Diproduksi Massal Paling Cepat Akhir 2018

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Pesawat N219 Baru Bisa Diproduksi Massal Paling Cepat Akhir 2018 Foto: Wisma Putra
Jakarta -
Pesawat N219 yang dikembangkan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama Lembaga Penebangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) baru bisa diproduksi massal paling cepat akhir tahun depan. Pesawat yang mampu mengangkut 19 penumpang tersebut masih harus melewati serangkaian uji terbang sebelum bisa diproduksi massal.
Uji terbang dilakukan menggunakan dua pesawat prototipe N219 selama 340 jam untuk mendapatkan type certificate (TC). Type certificate adalah sertifikasi kelaikan udara dari desain manufaktur pesawat. Sertifikat ini dikeluarkan oleh Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPP) Kementerian Perhubungan.
"Akhir 2018 atau 2019. Uji terbang yang saat ini dilaksanakan adalah bagian dari upaya untuk mendapatkan sertifikat tipe untuk siap diproduksi," kata Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin kepada detikFinance, Jakarta, Kamis (9/11/2017).
Thomas menambahkan, di tahap awal produksi pesawat N219 ditargetkan mencapai 6 unit per tahun. Di tahun berikutnya volume produksi pun akan ditambah.
"Tahap awal 6 pesawat per tahun dan terus ditingkatkan," ujar Thomas.
Staf Ahli Bidang Pengembangan Pesawat Terbang PTDI Andi Alisjahbana menambahkan, uji terbang dilakukan untuk menjamin keselamatan pesawat N219 sebelum digunakan untuk melayani penerbangan.
"Uji terbang itu untuk mendapatkan sertifikasi bahwa aman digunakan oleh publik. Jadi memang baru bisa diproduksi massal sesudah mendapatkan sertifikasi," tutur Andi.

(ara/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed