Follow detikFinance
Jumat 10 Nov 2017, 19:00 WIB

Trump Jadi Saksi China Borong 300 Pesawat Boeing Rp 500 T

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Trump Jadi Saksi China Borong 300 Pesawat Boeing Rp 500 T Foto: Getty Images
Jakarta - Produsen pesawat terbang asal Amerika Serikat (AS), Boeing bersama lessor pesawat asal China, China Aviation Suppliers Holding Company (CASC) baru saja menyepakati perjanjian fantastis. CASC memesan 300 pesawat dalam sebuah seremoni di tengah misi bilateral perdagangan dua negara, AS dan China.

"Ini adalah bagian dari misi perdagangan Amerkan ke China, dan ditandatangani langsung oleh Kevin McAllister, CEO dan Presiden Boeing Commercial Airplanes di hadapan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping," demikian siaran pers yang dirilis Boeing seperti dikutip detikFinance, Jumat (10/11/2017).

Perjanjian pemesanan dan komitmen 300 pesawat ini berjenis 'single-aisle' dan 'twin-aisle'. Adapun nilai total perjanjian tersebut nyaris menembus angka Rp 500 triliun atau US$ 37 miliar. Seremoni tersebut telah dilakukan pada 9 November 2017 kemarin.

"China adalah pelanggan yang sangat berharga dan merupakan partner kunci. Kami sangat bangga ketika pesawat Boeing menjadi bagian di tahun-tahun ke depan," demikian disampaikan McAllister.

Menurutnya, China dan Boeing sendiri memiliki sejarah yang kuat dalam bekerja sama. Perjanjian terbaru ini, sambung Bos Boeing ini, akan terus menjadi pondasi yang kuat diantara kedua negara.

Boeing dan China sendiri bekerja sama dengan 'mutual benefit' di mana keduanya sama-sama mendapatkan keuntungan. Termasuk pengembangan teknologi, keamanan, efisiensi sampai pengembangan kapasitas penerbangan di negara China secara keseluruhan. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed