Follow detikFinance
Selasa 21 Nov 2017, 07:45 WIB

Tekad Rini Soemarno, Bawa Kopi Papua Mendunia

Erwin Dariyanto - detikFinance
Tekad Rini Soemarno, Bawa Kopi Papua Mendunia Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, punya tekad membawa kopi Papua tak hanya terkenal di Indonesia tapi juga dunia. Semua berawal dari pengiriman BBM dan sejumlah barang dan bahan kebutuhan pokok ke Papua.

Kendaraan yang mengirim barang ke Papua tentu akan sangat sayang jika kembali tanpa muatan. "Kalau kita mengirim barang, kita harapkan kapal kita balik ada barang juga," kata Rini kepada wartawan usai mengunjungi perkebunan kopi di Wolo, Wamena, Papua, Senin (20/11/2017).

Rini kemudian melihat bahwa ada potensi hasil kebun di Papua yang bisa dijual ke luar, yakni kopi. Dia pun mensinergikan sejumlah BUMN, seperti PT Bank Mandiri, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Pos Indonesia untuk menggarap potensi kopi yang ada di Papua.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (Tiko) mengatakan pihaknya mendirikan rumah kreatif yang fokus pada marketing serta distribusi kopi Wamena dan Puncak Jaya. Ini lantaran dia melihat proses pengemasan kopi Papua yang kurang menarik.

Belakangan diketahui ternyata dalam proses produksi, kopi Papua juga diolah secara tradisional. Oleh karenanya Bank Mandiri pun akan membantu dengan memberikan pelatihan kepada petani, mendirikan koperasi serta membantu proses marketing dan distribusi.

"Kalau kopi mentah itu harganya hanya Rp 20 sampai Rp 30 ribu per kilo. Setelah packaging (pengemasan) harga kopi Papua bisa Rp 100 ribu per kilo," kata Tiko di tempat yang sama.

Menurut Tiko saat ini kopi Wamena juga sudah didistribusikan ke sejumlah kedai kopi di Jakarta. Dia berharap kopi Wamena akan bisa bersaing dengan kopi dari daerah lainnya di Indonesia.

Direktur Integrasi Kargo PT Pos Indonesia Barkah Hadi Mulyono mengatakan dalam memasarkan kopi Papua, pihaknya akan menggunakan jejaring yang selama ini dimiliki. PT Pos, kata dia, adalah BUMN yang memiliki jejaring nasional. "PT Pos nantinya akan menjadi sahabat petani juga bisa menjadi pemasaran. Jaringan ini yang akan kami manfaatkan," kata Barkah.

Dalam kesempatan itu PT PPI, PT Bank Mandiri dan PT Pos Indonesia menyumbangkan sebuah mobil untuk mengangkut produksi kopi dari Wolo ke Wamena.

"Kita harapkan dengan bantuan mobil ini, biaya logistik yang selama ini menjadi cost terbesar bisa dipangkas," kata Rini. (erd/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed