Follow detikFinance
Jumat 09 Feb 2018, 15:02 WIB

Luhut: RI Swasembada Garam 2020

Usman Hadi - detikFinance
Luhut: RI Swasembada Garam 2020 Foto: Agung Pambudhy
Yogyakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah menargetkan swasembada garam di 2020. Setelahnya, pemerintah tidak akan mengimpor garam termasuk garam industri.

"Kita (swasembada) garam tahun 2020 lah," kata Luhut sesuai menjadi pembicara kuliah umum di auditorium Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Jumat (9/2/2018) siang.

Sebagaimana diketahui pemerintah saat ini sedang berencana mengimpor 3,7 juta ton garam. Luhut menegaskan bila garam yang akan diimpor tersebut untuk kebutuhan industri.


"kita terakhir impor untuk garam industri. Untuk garam konsumsi kita enggak (impor)," tegasnya.

Pemerintah, kata Luhut, saat ini sedang berupaya agar kebijakan impor garam tidak terulang di kemudian hari. Oleh sebab itu, pemerintah sedang berupaya membuka lahan baru untuk memproduksi garam.


"Sekarang kita sudah bikin (lahan) hampir 30 ribu hektare di NTT. Jadi nanti kita pakai teknologi yang lebih baik, sehingga produksi lebih bagus," paparnya.

Sebenarnya, lanjut Luhut, banyak potensi meningkatkan produksi garam di berbagai tempat, di antaranya di NTT. Namun selama ini potensi tersebut tidak digarap secara maksimal.

Sebelumnya pemerintah berencana mengimpor 3,7 juta ton garam industri. Rencana ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Pemerintah berdalih mau mengimpor garam karena kualitas garam negeri belum cukup memadai untuk dipasok ke industri. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed