Follow detikFinance
Jumat 09 Feb 2018, 15:51 WIB

Agar Produksi Naik, Kebun Kakao Perlu Diremajakan

Trio Hamdani - detikFinance
Agar Produksi Naik, Kebun Kakao Perlu Diremajakan Foto: Erliana Riady/detikcom
Jakarta - Salah satu penghambat laju produktivitas kakao di Indonesia disebabkan banyak tanaman yang sudah berusia tua. Ketua Umum Dewan Kakao Indonesia, Soetanto Abdoellah, mengatakan idealnya tiap tahun ada 50 ribu hektar lahan kakao yang diremajakan, jika acuannya saat ini ada sekitar 1 juta hektar lahan tersedia.

"Kalau 1 juta hektar saja, harusnya ada 50 ribu (hektar) yang diremajakan, sekarang belum sampai segitu," katanya ketika ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2018).

Dengan merujuk usia produktif tanaman kakao, dia menjelaskan hitung-hitungannya seperti ini.


"Kalau secara genetik (tanaman kakao), masa produktifnya, 20 tahun harus sudah diganti. Kalau 20 tahun berarti setiap tahun harus 1/20 (hektar diremajakan), berarti 5%. Jadi kalau bisa setiap tahun harus ada kegiatan peremajaan 5% dari total areal," jelasnya.

Namun peremajaan yang berlangsung hingga saat ini belum mampu menyentuh angka tersebut. Padahal, kalau bisa meremajakan minimal 10 ribu hektar per tahun saja itu sudah bagus.

Sebagai gambaran, tanaman kakao yang sudah tua hanya bisa menghasilkan 200 kg per hektar.

"Tanaman tua atau rusak bisa berbuah tapi paling 200 kg per hektar," tambahnya.


Untuk diketahui, hari ini pemerintah meluncurkan Kurikulum Nasional dan Modul Pelatihan Budi Daya Berkelanjutan dan Pasca Panen Kakao.

Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing kakao. Caranya, dengan memberdayakan petani kakao lewat pelatihan budi daya berkelanjutan dan pasca panen menggunakan rujukan di buku tersebut.

"Kita tidak pernah berhenti berjuang mengembangkan kakao. Kita tahu salah satu sumber ekonomi kita yang berasal dari tanaman adalah kakao," kata Deputi II Bidang Pertanian dan Pangan, Musdalifah.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed