"Itu termasuk tadi apa yang anda sebutkan PPnBM, mobil listrik," kata Sri Mulyani di Komplek Istana, Jakarta, Senin (19/2/2018).
Dia menyebutkan, pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas secara luas terkait dengan upaya pemerintah dalam mendorong investasi di Indonesia. Pasalnya, investasi menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agar masyarakat memiliki transportasi yang baik dan tidak menimbulkan emisi CO2 yang banyak maka kita harus mulai masuk kepada pertimbangan meningkatkan mobil listrik," jelas dia.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menuturkan pemerintah akan memanfaatkan instrumen APBN termasuk perpajakan sebagai insentif agar investasi ke Indonesia meningkat.
Dia mencontohkan, pemberian insentif fiskal bisa diberikan kepada investor yang melakukan kegiatan di sektor prioritas, dalam rangka memperluas usaha atau ekspansi bisnis, dalam rangka perintisan, hingga melakukan pelatihan tenaga kerja.
Seluruh upaya tersebut nantinya akan dibahas bersama dalam sidang kabinet paripurna yang dipimpin oleh Presiden Jokowi.
"Kita akan menyampaikan pada sidang kabinet dengan bapak presiden, sudah di-schedule kan," tutup dia. (zlf/zlf)











































