Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 27 Mar 2018 19:57 WIB

Berapa Harga Mobil Ndeso yang Mejeng di Kemenperin Hari Ini?

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Dina Rayanti Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Untuk memfasilitasi para petani pemerintah memberikan upaya pengadaan mobil desa yang harganya murah.

Kali ini program tersebut direalisasikan dengan kolaborasi investor lokal yaitu PT Velasto Indonesia dan PT Ardendi Jaya Sentosa, menandatangani nota kesepahaman dengan PT Kiat inovasi Indonesia, untuk membuat mobil desa dengan total dana patungan yang mencapai Rp 300 miliar.

Rencanannya mobil tersebut akan diproduksi di tahun 2019, penasaran harganya berapa?


Direktur Utama PT Kiat Inovasi Indonesia Sukiyat menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mengkaji berapa harga mobil desa yang akan diproduksi tahun depan?

"Itu yang sedang kita hitung," papar dia di Gedung Kementerian Perindustrian, Selasa (27/3/2018).

Dalam sesi wawancara, pertanyaan mengenai harga standar murah mobil yaitu sekitar Rp 60 juta sempat ditanyakan pada pihak Sukiat selaku pihak yang akan memproduksi mobil desa. Namun, dirinya mengatakan sedang berusaha agar harganya tidak terlalu mahal.

"Kita akan usahakan ke arah sana, walau hari ini masih banyak hal yang diusahakan karena kan harga itu kan sangat berbanding dengan volume. Sementara volume yang kita tau sekarang kan baru prospek," papar dia.


Rencanannya sekitar 3.000-6.000 mobil desa akan diproduksi pada 2019 di tahap awal. Rencananya pihaknya akan menggarap sekitar 15 ribu mobil desa secara total dana investasi patungan yang mencapai Rp 300 miliar.

Untuk segala proses pembuatan prototype dan test uji keselamatan semua akan dilakukan pada tahun 2018. Sementara produksi masal akan dilakukan pada tahun berikutnya.

"Tergantung pasarnya gimana, yang kita tau sekarang prospeknya, jumlah desa di Indonesia itu kan sekitar 70 ribuan nanti tergantung nanti berapa penyerapannya nanti tinggal dikalikan," papar dia.

Dalam acara tersebut, penandatanganan nota kesepahaman diisaksikan secara langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, nota kesepahaman yang berisi pengikatan untuk pendirian perusahaan usaha patungan ini ditandatangani oleh Direktur PT Velasto Indonesia dan Kuasa PT Ardendi Jaya Sentosa, Reiza Treistanto serta Direktur Utama PT Kiat Inovasi Indonesia, Sukiyat.


Sementara itu hingga saat ini mobil desa yang akan diproduksi masal masih dalam tahap uji layak, Direktur PT Velasto Indonesia, Reiza Treistanto menjelaksan, test uji akan selesai secara keseluruhan pada Juli mendatang. Kemudian semua proses lainnya yang berkaitan mengenai standar keamanan akan selesai di akhir tahun ini

"Jadi tes itu ada beberapa tahapan, kita lakukan paralel ini kita buat prototype, setelah prototype kita ada langkah selanjutnya. Test dilakukan setelah prototype, tapi kita sekarang sedang cicil. Juli kita harapkan akan uji. Kemudian kita produksi akhir tahun ini tapi mass produkainya kita awal tahun 2019," jelas dia.

Sementara itu mengenai pemesanan unit mobil desa, kata Reiza hingga saat ini sudah terhitung ribuan pemesan. Pemesanan masih banyak dari kawasan Jawa Tengah dan Timur.

"Oh itu udah banyak yang pesen itu udah ribuan unit sampai saat ini banyak yang pesan. Sragen, Solo dan sekitarnya. Kita akan buat rencanannya ada dua, lokasi (produksi) Klaten dan sekitar Bekasi. Kita mulai dengan 3.000-6.000 di awal 2019 setelah itu kita akan kembangkan," papar dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com