Follow detikFinance
Jumat, 08 Jun 2018 15:59 WIB

Petani Jual Gula akan Dibebaskan dari Pajak Penghasilan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Yakub Mulyono-detik.com Foto: Yakub Mulyono-detik.com
Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, hasil rapat internal dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang gula memutuskan membebaskan Pajak Penghasilan (PPh) bagi para petani tebu rakyat. Dalam rapat tersebut juga ditetapkan harga pembelian gula hasil produksi petani rakyat sebesar Rp 9.700 per kg.

"Pokoknya dia (Petani) minta Rp 9.700 bebas pajak, PPN dan PPH. Itu mulai tahun lalu, supaya clear itu," kata Enggartiasto di Komplek Istana, Jakarta, Jumat (8/6/2018).


Kepala Staf Presiden, Moeldoko, mengatakan pengenaan pajak baik PPN maupun PPh memberatkan petani rakyat, apalagi bagi yang belum memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

"Justru yang dirasakan petani dalah kesulitan menjual," kata Moeldoko.

Moeldoko menjelaskan selama ini bagi petani yang memiliki NPWP maka akan dikenakan pajak sebesar 1,5%, sedangkan yang tidak punya dikenakan dua kali lipatnya atau 3%. Ini yang dirasa berat dan perlu penegasan dari pemerintah.

Jalan keluarnya, kata Moeldoko, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution akan berdiskusi dengan Kementerian Keuangan terkait dengan pembebasan PPh dari setiap penjualan gula curah dari petani rakyat.


"Mau dibicarain ke Bu Menkeu (Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati) untuk dihapusin saja PPh-nya, tapi ini baru mau dibicarakan untuk Kemenkeu, PPh-nya dihapus saja biar petani nggak dibebani dan bisa bersaing, kemungkinannya dihapusin 0%," tutup Moeldoko.

Sebelumnya pemerintah sudah menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk produk pangan, salah satunya gula. Kebijakan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 116/PMK.010/2017. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed