Follow detikFinance
Selasa, 26 Jun 2018 15:45 WIB

Selain Bus, Karoseri di RI Juga Bikin Gerbong hingga Mobil Penumpang

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Khairul Imam Ghozali Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Industri karoseri bus di Indonesia mulai diminati asing. Bahkan Bangladesh bakal impor 1.034 bus dari Pabrik Karoseri CV Laksana yang bermarkas di Ungaran, Jawa Tengah.

Selain bus, Indonesia juga sudah membuat mobil penumpang hingga gerbong kereta.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto menjelaskan sebelum industri karoseri bus di Indonesia tumbuh, awalnya dimulai dengan mobil penumpang.

"Memang sebagian besar, dulu kan karoseri kita mengarah ke mobil passanger car, passanger car (mobil penumpang) kayak dulu Kijang kita buat, Laksana segala macam," katanya saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Senin (26/6/2018).


Lalu, kini yang tumbuh adalah karoseri bus. Industri karoseri bus di Indonesia pun bisa dibilang sudah cukup maju.

"Sekarang lebih commercial car. Karoseri sendiri mengarah ke industri mobil komersial, transportasi umum," lanjutnya.

Tapi selain itu, Indonesia juga sudah mampu merakit gerbong kereta layaknya pekerjaan karoseri bus.

"Jadi fungsinya INKA hampir kayak karoseri sebagai integrator lah tapi body pack, sheet kereta api. Dikerjain di industri dalam negeri. Itu yang mengerjakan framenya, mengerjakan segala macam. Tapi desain segala macamnya biasanya ditetapkan oleh INKA dan biasanya dikerjakan oleh vendor," terangnya.


Bahkan kata dia perakitan gerbong kereta sudah menggunakan kandungan lokal yang tinggi. Artinya sudah tidak terlalu bergantung impor.

"Gerbong kereta api kan di INKA satu satunya produsen dalam negeri yang buat, dan itu kita tingkat kandungan lokalnya sudah cukup tinggi juga, dan beberapa motor traksinya kita masih impor kayak misalnya LRT kita pakai coba bangun di dalam negeri untuk tidak dilakukan semuanya impor," tambah dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed