Follow detikFinance
Selasa, 03 Jul 2018 17:40 WIB

Luhut Panggil Menteri ATR dan Bupati Kupang Bahas Lahan Garam

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Menkeu Kemaritiman Luhut Pandjaitan/Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance Menkeu Kemaritiman Luhut Pandjaitan/Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menggelar rapat dengan Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki.

Rapat ini membahas soal lahan garam seluas 225 hektare (ha) di Kupang NTT. Pembahasan kali ini merupakan lanjutan dari pembicaraan sebelumnya soal izin lahan seluas 225 ha di Kupang. PT Garam akan menggunakan lahan seluas itu untuk mengembangkan garam industri.


Hingga saat ini masih ada persyaratan yang harus dipenuhi PT Garam mengembangkan garam industri di Kupang, salah satunya rekomendasi bupati.

Sofyan mengatakan pemerintah akan mengecek dan memetakan lahan Garam di Kupang.


"Kita akan memetakan dan akan mengidentifikasi tanah ini dalam seminggu di sana (Kupang) kami akan memetakan apa kondisi (tanah) sebenarnya di lapangan," kata Sofyan di Kantor Kementerian Kemenko Kemaritiman, Selasa (3/7/2018).

Sebelumnya bupati belum bisa menyetujui HGU untuk PT Garam karena masyarakat tidak mau kompensasi diberikan dalam bentuk uang. Masyarakat ingin lahan tersebut diganti dengan tanah. Lahan seluas 75 hektar saat ini masih digunakan masyarakat untuk perikanan. Sementara lahan 150 hektar masih terlantar (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed