Follow detikFinance
Jumat, 20 Jul 2018 21:58 WIB

Bus Made in Ungaran Diekspor ke Fiji

Eko Susanto - detikFinance
Foto: Eko Susanto Foto: Eko Susanto
Ungaran - Tiap tahunnya karoseri Laksana di Ungaran, Kabupaten Semarang, mengekspor bus ke Fiji. Selain itu, sekarang tengah menjajaki ekspor bus menuju Bangladesh.

Direktur Teknik Laksana Bus, Stefan Arman mengatakan, saat ini masih terus ekspor menuju Fiji yang dalam waktu dekat ini akan dilakukan pengirman lagi.

"Saat ini kita masih terus ekspor ke Fiji. Kita masih akan kirim dalam waktu dekat ke Fiji," katanya di sela-sela menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Jumat (20/7/2018).


Ia menambahkan, selain melakukan ekspor ke Fiji, saat ini perusahaan juga tengah melakukan persiapan untuk ekspor ke Bangladesh memenuhi pesanan bus yang sudah dipesan.

"Kita saat ini sedang memproduksi prototipe 4 unit untuk Bangladesh," katanya.

Adapun ekspor saat ini, kata dia, dilakukan secara bertahap. Hal ini karena masih akan melihat penerimaan dan penyelesaian di negara tujuan tersebut. Kemudian, sejauh ini baru dua negara tujuan ekspor yakni Fiji dan Bangladesh.

"Sementara ini untuk Fiji dan Bangladesh. Ya, yang Bangladesh ada pembicaraan sampai 1.000 bus, tetapi saat ini masih tahap prototipe dulu. Namanya ekspor bus ini harus memastikan antara bus satu negara dengan negara lainnya spesifikasi dan regulasinya berbeda-beda, maka dari itu kita lakukan secara bertahap," ujar dia.

Kemudian untuk tujuan Fiji, katanya, setiap tahunnya berkisar antara 30-40 unit. Sedangkan pada tahun ini sudah ada sekitar 15 unit bus yang diekspor menuju Fiji.

"Selama ini kita rata-rata 30-40 bus. Untuk tahun ini, sudah 15 bus," tutur dia.


Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi memberikan, apresiasi atas ekspor bus yang dilakukan Laksana. Hal ini mengingat Laksana telah ekspor menuju Fiji.

"Saya mendapat pengalaman juga, ternyata kalau saya bandingkan sepintas, Indonesia nggak kalah. Jadi minat negara lain kepada produksi karoseri Indonesia sudah cukup berkembang. Artinya kita sebagai sebuah negara, sebuah bangsa, kita merasa bangga," kata Budi. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed