Budi ingin peristiwa seperti itu tidak terulang kembali.
"Kemarin ini kenapa gula tidak terserap, sampai ada yang lebih berarti kan ada yang salah. Nah, ini lagi dibahas (angka kebutuhan) lagi biar nggak terulang," kata Budi di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (31/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Buwas, Bulog telah menyerap gula petani yang tidak laku sebanyak 20.000 ton.
"Itu kan yang sudah siap kita serap ya (20.000 ton), tapi kan jumlahnya yang di lapangan kita kan 600 ribu," sambung dia.
Sementara itu, pihaknya belum bisa melakukan penyerapan gula petani kembali. Sebab ia mesti menunggu angka pasti kebutuhan gula dalam negeri. (hns/hns)











































