Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Agu 2018 15:17 WIB

RI Ekspor Jutaan Komponen Unit Mobil ke Malaysia

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Industri manufaktur dalam negeri menjadi andalan bagi negara lain. Buktinya, Indonesia berhasil mengekspor jutaan komponen mobil ke Malaysia.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) per Januari hingga Juni 2018, Indonesia berhasil mengirim Completely Knocked-down (CKD) atau rakitan sebanyak 5.318 dengan rincian untuk jenis Mobil Toyota 3,950 unit dan Mobil Suzuki 1,368 unit.

Selain itu untuk jenis mobil Completely Build Up (CBU) sebanyak 2.459 unit, dengan rincian yaitu Mobil Toyota 696 dan Daihatsu dan jenis lainnya 1.763 unit



Sementara itu ada pula jenis komponen lain yang dijual terpisah yaitu lebih dari 1,32 juta untuk jenis Mobil Toyota dan turunannya. Kemudian untuk Hino dan turunannya yaitu 4200 unit.

Ketua Institut Otomotif Indonesia (IOI) Made Dana M Tangkas menjelaskan, pihak Malaysia sudah begitu ketergantungan dengan komponen mesin dari Indonesia.

"Kita belum menghitung detil berapa tapi yang jelas akan masuk beberapa komponen sparepart dan juga komponen resin dan ada pembuatan molding, dice and checking picture. Karena di Malaysia sudah kebutuhannya harus di-support dari Indonesia," ujar dia.

Sebagai informasi industri manufaktur mulai menggeliat pada kwartal II-2018. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang naik sebesar 4,36% secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian itu lebih cepat daripada pertumbuhan di kuartal II-2017 yang sebesar 3,89% YoY. Namun, apabila dibandingkan dengan periode April-Juni 2016 yang sebesar 5,01% YoY.


Saksikan juga video ' Ekspor Januari 2018 Turun 2,81 Persen, Didominasi Sektor Nonmigas ':

[Gambas:Video 20detik]

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed