Follow detikFinance
Kamis, 04 Okt 2018 13:15 WIB

RI Mau Bikin Mobil Listrik, SPLU-nya Siap?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Khairul Imam Ghozali Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Indonesia tak mau ketinggalan mengembangkan mobil listriik. Salah satu syarat berkembangnya industri mobil listrik di Indonesia adalah penyediaan Stasiun Penyediaan Listrik Umum (SPLU).

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan saat ini sudah ada sejumlah titik yang bisa digunakan untuk mengisi baterai kendaraan listrik. Rida menyebut salah satunya ada di kantor Kementerian ESDM.

"Cek di Ketenagalistrikan, di dalamnya ada colokannya di mana Stasiun Penyediaan Listrik Umum (SPLU)," kata dia di Forum Diskusi Mobil Listrik yang diadakan detikcom dan CNN Indonesia di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018).


Lebih lanjut, Rida mengungkapkan ke depan akan ada SPLU juga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Di SPLU tersebut juga disediakan lahan parkir untuk menampung kendaraan listrik yang mau mengisi daya.

Namun, ia belum bisa memastikan kapan rencana tersebut bisa direalisasikan. Pasalnya, saat ini masih ada kendala terkait kondisi baterai.

"Sementara, roadmap disimpan lokasinya di mana ya di SPBU sendiri yang mana yang ada colokannya walaupun agak lama karena tantangan di baterai seberapa tahan lama dan jauh bisa di-charge," papar dia.



Selain itu, SPLU juga rencananya dibangun di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Hal itu diatur berdasarkan beberapa indikator, seperti jangkauan lokasi hingga ketertiban.

"Jadi pengisian gas, dan SPLU kan sudah di kantor ESDM. Itu yang kita atur dan sudah ada di perpres, jadi berdasarkan indikator mudah dijangkau, tempat parkir khusus, tidak mengganggu ketertiban dan kelancaran," pungkasnya.Kendaraan seperti mobil listrik saat ini sudah mulai digunakan oleh beberapa orang, termasuk di Indonesia. Namun yang menjadi pertanyaan adalah lokasi pengisian dayanya.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan saat ini sudah ada sejumlah titik yang bisa digunakan untuk mengisi baterai kendaraan listrik. Rida menyebut salah satunya ada di kantor Kementerian ESDM.

"Cek di Ketenagalistrikan, di dalamnya ada colokannya di mana Stasiun Penyediaan Listrik Umum (SPLU)," kata dia di Forum Diskusi Mobil Listrik yang diadakan detikcom dan CNN Indonesia di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018).

Lebih lanjut, Rida mengungkapkan ke depan akan ada SPLU juga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang memiliki colokan untuk mengisi daya. Di SPLU tersebut juga disediakan lahan parkir untuk menampung kendaraan listrik yang sedang mengisi daya.

Namun, ia belum bisa memastikan kapan rencana tersebut bisa direalisasikan. Pasalnya, saat ini masih terdapat kendala untuk kondisi baterai.

"Sementara, road map di simpan lokasinya di mana ya di SPBU sendiri yang mana yang ada colokannya walaupun agak lama karena tantangan di baterai seberapa tahan lama dan jauh bisa di-charge," papar dia.

Selain itu, SPLU juga rencananya dibangun di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Hal itu diatur berdasarkan beberapa indikator, seperti jangkauan lokasi hingga ketertiban.

"Jadi pengisian gas, dan SPLU kan sudah di kantor ESDM. Itu yang kita atur dan sudah ada di perpres, jadi berdasarkan indikator mudah dijangkau, tempat parkir khusus, tidak mengganggu ketertiban dan kelancaran," pungkasnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed