Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 27 Okt 2018 17:39 WIB

Gelontorkan Rp 1 T, Dua BUMN Ini Bangun Pabrik Bahan Baku Bom

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Suhandi Foto: Muhammad Ridho Suhandi
Bontang - PT Pupuk Indonesia dan PT Dahana (persero) bekerja sama membangun pabrik bahan baku bom, amonium nitrat. Rencananya, mereka akan menggelontorkan dana sebanyak Rp 1 triliun untuk pabrik tersebut.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin mengatakan proyek tersebut nantinya akan ditugaskan kepada anak usahanya, yakni PT Pupuk Kalimantan Timur. Adapun yang membangun adalah PT Wijaya Karya (Wika).

"Nanti Pupuk Kaltim ditugaskan. Untuk amonium nitrat ini proyek sudah ditender Wika. Nilai proyek Rp 958 miliar atau US$ 60 juta jadi hampir Rp 1 triliun," jelas dia di Equator Hotel, Bontang, Kalimantan Timur, Sabtu (27/10/2018).


Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencananya pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Sehingga di tahun 2021 pabrik tersebut sudah dapat beroperasi.

Adapun pabrik ini dibuat dengan kapasitas sebesar 75.000 ton per tahun. Dengan begitu pihaknya optimis bisa mengurangi impor amonium nitrat sampai dengan 100 ribu ton.

"Ini kan kapasitasnya 75.000 ton per tahun. Nah, Dahana ini kan impor selama ini 75.000 sampai 100 ribu ton, jadinya nanti nggak impor lagi karena sudah punya pabrik sendiri," tutup dia.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed