Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Nov 2018 16:23 WIB

Menperin Usul ke Darmin Asing Bisa Garap Industri Karet 100%

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Ristu Hanafi Foto: Ristu Hanafi
Jakarta - Para menteri dan pejabat di bidang ekonomi kembali berkumpul di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Mereka membahas perombakan aturan Daftar Negatif Investasi (DNI).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang ikut hadir dalam rapat itu akan mengusulkan beberapa jenis industri untuk dibebaskan dalam DNI.

"Kalau di Kemenperin kan tinggal sedikit yang masih masuk dalam DNI," ujarnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Airlangga menjelaskan, ada dua jenis industri yang dia usulkan untuk lepas dari DNI. Pertama dia mengusulkan agar industri crumb rubber atau serbuk karet yang diproses dengan peremahan.


"Itu proses karet alam, ya nanti dibuka untuk semua investor," tambahnya.

Kedua dia mengusulkan agar pelaku industri rokok menengah tak lagi harus bermitra dengan produsen rokok yang besar. Dengan begitu pelaku industri rokok menengah bisa naik kelas.

"Tentu regulasi industri rokok jadi direlaksasi. Kalau dulu harus bermitra dengan yang besar. Nanti yang menengah bisa naik kelas," tambahnya.

Rapat kordinasi tentang DNI ini dipimpin langsung oleh Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Selain Airlangga rapat ini dihadiri juga oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek, pejabat Kementerian LHK, Kementerian ESDM, Kementerian PUPR dan perwakilan BKPM.

(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed