Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 11 Des 2018 14:30 WIB

Tolak Pengurangan Plastik, Pengusaha Surati Pemda

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Tas plastik di AS (Reuters) Foto: Tas plastik di AS (Reuters)
Jakarta - Pelaku industri kompak menolak pengurangan kantong plastik.BahkanhariiniINAPLAS (AsosiasiIndustriOlefin, Plastik Dan Aromatik Indonesia) telah menyurati beberapa pemerintah daerah yang menerapkan aturan larangan penggunaan kantong plastik.

Beberapa pemerintah daerah yang disurati INAPLAS adalah Pemkot Bogor, Pemkot Bandung, Pemkot Banjarmasin, dan Pemkot Denpasar. Menurut Suhat Miyarso, Wakil Ketua Umum INAPLAS, pemerintah daerah sendiri memiliki amanat mengatur sampah pada UU no 8 tahun 2008.

"Surat penolakan ke pemda sudah kita kirim ke Banjarmasin, Bogor, Bandung, dan Denpasar. Kita tidak sepakat dengan pelarangan kantong plastik," ungkap Suhat, di Kantor INAPLAS, Grans Slipi Tower, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

INAPLAS juga katakan pihaknya siap dan terbuka apabila ada pemerintah daerah yang ingin bekerja sama dengan mereka. Mereka mengatakan hingga kini mereka juga turut mempelajari dan mengembangkan manajemen sampah plastik untuk lingkungan.

"Kalau butuh bantuan kita akan bantu, kita juga tidak akan berorientasi bisnis, tapi demi mengurangi sampah nasional. INAPLAS tidak ingin membuat proyek, tapi mencoba mempraktekkan penemuan kita di lapangan," kata Suhat.





Tonton juga 'Lindungi Laut, Tiadakan Penggunaan Plastik di Konser Musik':

[Gambas:Video 20detik]

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed