Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 09 Jan 2019 16:22 WIB

Mulai Tak Laku, Apple Kurangi Produksi iPhone 5 Juta Unit

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: YouTube/Unbox Therapy Foto: YouTube/Unbox Therapy
Jakarta - Apple melakukan pengereman produksi di awal tahun. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini berencana mengurangi produksi untuk produk iPhone sekitar 10% dalam 3 bulan ke depan

Dilansir CNBC yang mengutip Nikkei Asian Review Apple telah menyampaikan rencana itu kepada para pemasoknya pada Desember kemarin. Perusahaan akan mengurangi produksi hingga Maret 2019

Ini akan menjadi yang kedua kalinya dalam dua bulan Apple mengurangi produksi. Keputusan ini berlaku untuk semua jenis iPhone termasuk model iPhone baru - XS Max, XS dan XR.


Total produksi yang direncanakan untuk direvisi terhadap iPhone baru menjadi sekitar 40 juta hingga 43 juta unit di kuartal I-2019. Angka itu lebih rendah dari rencana produksi sebelumnya sekitar 47 juta hingga 48 juta unit.

Pekan lalu, Apple juga memangkas target pendapatan. Salah satu yang menjadi alasannya lantaran pelemahan ekonomi di China dan pendapatan iPhone yang lebih rendah dari yang diperkirakan di wilayah China.

Langkah ini mengguncang pasar karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia di tengah perang dagang antara AS dan China.


Analis mengatakan bahwa banyak pemasok Apple telah menelaah masalah permintaan produk iPhone yang menurun sejak tahun lalu.

CEO Tim Cook mengatakan kepada CNBC pada hari Selasa kemarin bahwa pelaku pasar di Wall Street kurang menghargai ekosistem perangkat dan layanan yang berkembang.

Apple, bersama dengan para pesaingnya termasuk Samsung, melihat di pasar smartphone sudah sangat jenuh, terlihat dari penurunan penjualan. Menurut International Data Corporation, pengiriman smartphone global turun 6% pada kuartal III-2018, yang menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan pasar.

Beberapa analis menilai bahwa produk smartphone dari berbagai perusahaan tidak ada perubahan yang berarti dalam fitur dan fungsionalitasnya. Sehingga pelanggan tidak lagi melihat perbedaan nyata dari produk baru yang dikeluarkan. (das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com