Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 15 Jan 2019 17:10 WIB

Harga Tiket Pesawat Turun Asalkan....

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Melonjaknya tarif tiket pesawat pada saat libur Natal dan Tahun Baru kemarin menjadi polemik belakangan ini. Bahkan muncul petisi online yang meminta maskapai menurunkan tarif tiket pesawat.

Ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA) I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra mengatakan, penurunan harga tiket pesawat bisa dilakukan jika harga bahan bakar avtur juga turun. Sebab komponen bahan bakar dari biaya operasi maskapai cukup besar yakni 40-45%.

"Saya sampaikan bila Pertamina bisa turunkan, kami juga bisa turunkan. Kami belum dapat konfirmasi yang definitif dari Pertamina," ujarnya di Penang Bistro, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Pria yang akrab disapa Ari itu mengungkapkan praktik penjualan avtur yang dilakukan oleh Pertamina. Biasanya untuk penerbangan domestik harga Avtur yang dijual Pertamina lebih mahal 2% ketimbang untuk penerbangan internasional.


"Dari invoice yang kami dapat dari beberapa maskapai memang Pertamina jual 2% lebih murah untuk penerbangan internasional," terangnya.

Sementara Pertamina dalam pasar penjualan avtur di luar negeri sangat kompetitif. Bahkan menurut Ari, harga avtur Pertamina 16-21% lebih murah ketimbang perusahaan produsen bahan bakar dari negara lain.

"Saya dapat info dari maskapai memang kalau internasional Pertamina lebih kompetitif. Pertamina dibanding Shell ataupun yang lainnya lebih kompetitif di pasar internasional. Misalnya maskapai kita beli dari Pertamina di Singapura itu lebih murah dibanding Shell," tambahnya.


Namun dia tidak mau membanding-bandingkan lebih jauh. Menurutnya hal itu merupakan strategi bisnis lumrah yang dilakukan Pertamina.

"Kami ingin sampaikan bahwa kalau masyarakat ingin murah atau turun lagi, dari pada maskapainya rontok pendukung-pendukung ini diturunin juga. Jadi bukan berarti (avtur Pertamina) lebih mahal," tutupmya.

Ari mengungkapkan, besok akan dilakukan pertemuan antara INACA dan Pertamina yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan. Pertemuan itu akan membahas harga avtur. (das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed