Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Mar 2019 19:48 WIB

Girangnya Warga Sulsel Dapat Bantuan Bibit Ayam

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Satria Nandha Foto: Satria Nandha
Wajo - Kesibukan warga Desa Atakke, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan kini bertambah.

Salah satunya merawat bibit-bibit ayam bantuan Pemerintah. Rojah Luyas (37) yang menerima bantuan 100 ekor ayam misalnya.

Dengan semangat ia bertekad akan membesarkan bibit ayam program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) Kementerian Pertanian (Kementan). Pesan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terngiang-ngiang di telinganya.

"Pak Menteri titip pesan : 'Tolong jaga ayam-ayam ini dan kembangkan untuk kesejahteraan keluarga serta warga sekitar'. Nah, saya akan pegang amanah ini dengan bekerja sungguh-sungguh," katanya mengenang pesan Mentan Amran, Jumat (8/3/2019).

Selain Rojah, ada pula Mursalin yang menerima bantuan benih padi. Lelaki yang akrab disapa Salin ini malah mendapat tambahan 2 ekor kambing berukuran sedang untuk dipelihara sampai berkembang biak.

"Di samping benih padi, saya juga menerima kambing. Alhamdullilah, terimakasih Bapak Menteri. Semua pemberian ini akan saya kembangkan. Mudah-mudahan bisa bertambah banyak," katanya penuh harap.

Bersamaan dengan Rojah dan Salin, warga dan para santri dari sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan juga menerima sedikitnya bantuan 2000 ekor ayam.

"Ayam yang dibagikan berjenis Jowo Super alias Joper. Ayam ini berkualitas baik karena meski lokal, tapi bisa jadi pedaging. Selain itu, kami juga membagikan 50 ekor kambing dengan kualitas bagus karena langsung dari kandang," ujar Panitia Penyedia Bantuan Bibit dan Benih Kementan, Muhammad Irfan saat menyerahkan bantuan.

Tidak hanya ayam, kambing dan benih. Irfan juga membawa bantuan jenis lainnya seperti bibit jagung, kopi dan pupuk.

Di Provinsi Sulawesi Selatan, bantuan Kementan akan difokuskan pada lima kabupaten. Dalam keterangan pers nya Kementan menyebut kelima Kabupaten itu masing-masing Wajo, Sidrap, Bone, Soppeng dan Pinrang.

Sebagai langkah awal Pemerintah memulainya dari Kabupaten Wajo dengan bantuan senilai Rp 32 miliar lebih, dari total anggaran program Bekerja dan Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) sebesar Rp 640 miliar di tahun 2019.

Pada program Serasi Kementan memberikan alat mesin pertanian (Alsintan) seperti Exavator, Traktor Roda Dua, Traktor Roda Empat, Pompa Air, Combine Harvester Besar, Power Thresher, Power Thresher Multiguna, Corn Sheller, Dan Corn Combine Harvester.

"Bantuan ternak dialokasikan sebagai bagian dari program Petani Milenial dan Bekerja. Selanjutnya Kementan juga memberikan paket bantuan KRPL (Kawasan Pangan Rumah Lestari) dan PUPM (Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat)," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di lokasi.

Peneliti dari Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi Balitbang Bogor, Jawa Barat Kurmen Sudarman mengatakan, potensi lahan di Sulsel masuk dalam kategori sangat baik. Banyak saluran air yang membuat kondisi tanah menjadi ideal untuk ditanami. Lebih dari itu, hasil penelitiannya menunjukan ada ribuan hektare lahan lain yang masih belum tersentuh.

"Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena banyak yang belum tersentuh. Oleh karena itu, seperti pesan Pak Menteri bahwa yang namanya air itu jangan dibuang ke laut. Tapi dibelokkan dulu ke saluran pertanian supaya jadi protein dan karbohidrat. Nah di Sumsel semuanya sudah ada," tandasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed