Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 24 Mar 2019 14:05 WIB

Direkturnya Kena OTT KPK, Krakatau Steel: Ini Harus yang Terakhir

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Konferensi pers PT Krakatau Steel (Adhi Indra Prasetya/detikcom) Foto: Konferensi pers PT Krakatau Steel (Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta - Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim buka suara soal anak buahnya yang kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menegaskan kasus ini yang terakhir menerpa anak buahnya.

Dia mengatakan besok akan mengumpulkan jajaran di Krakatau Steel untuk memperbaiki tata kelola di perusahaan atau biasa disebut GCG.

"Jadi memang besok saya kumpulkan seluruh jajaran manajemen untuk berkomitmen menegakkan GCG. Dan ini sudah harus yang terakhir," katanya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Minggu (24/3/2019).

Lanjut dia, tak akan ada toleransi bagi anak buahnya yang bekerja dengan menyalahi aturan sehingga terjerat KPK.

"Tidak ada dan tidak bisa ada lagi hal-hal seperti ini. Saya akan lakukan apapun untuk menciptakan suatu organisasi yang bersih, organisasi yang unggul, kompetitif, berdaya saing dan bisa menjadi kebanggaan nasional," paparnya.


Pihaknya akan menaati aturan yang berlaku baik aturan di internal Kementerian BUMN maupun aturan yang ada.

"Waktunya Krakatau Steel bangkit. Tidak lagi menjadi hal-hal yang kiranya tidak mengenakan seperti kejadian dua hari lalu," tambahnya.



Seperti diketahui, Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro tertangkap tangan oleh KPK, Jumat, 22 Maret 2019.


Simak Juga Fakta di Balik Dirut Krakatau Steel jadi Tersangka KPK:

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com