Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Apr 2019 12:15 WIB

Rusdi Kirana: Boeing Anggap Saya Seperti Celengan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Rusdi Kirana (Zhacky/detikcom) Foto: Rusdi Kirana (Zhacky/detikcom)
Jakarta - Maskapai Lion Air, salah satu maskapai yang kehilangan penumpang dan kru pesawat 737 MAX mengecam penanganan Boeing atas terjadinya kecelakaan beberapa waktu lalu.

Rusdi Kirana, pria di balik berdirinya Lion Air meminta maaf atas hilangnya 346 nyawa dalam dua tragedi, yaitu kecelakaan Lion Air pada Oktober 2018 dan Ethiopian Airlines bulan lalu.

Rusdi juga menuduh Boeing memperlakukannya seperti 'celengan'. Pasalnya, Lion Air sudah menghabiskan puluhan miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk pesanan pesawat Boeing.

"Mereka memandang rendah maskapai dan negara saya. Mereka memperlakukan kami sebagai negara dunia ketiga. Mereka memandang saya sebagai celengan mereka," kata Rusdi dikutip dari Reuters, Selasa (16/4/2019).


Dalam kesempatan terpisah, Kepala Eksekutif Boeing Dennis Muilenburg mengatakan pihaknya turut berduka atas kejadian tragis lalu.

"Kami tetap patah hati atas hilangnya tragis Lion Air Penerbangan 610. Kami mohon maaf atas nyawa yang hilang dan sangat menyesalkan dampak yang menghancurkan pada keluarga, teman dan kolega penumpang dan kru," kata Dennis.


Rusdi juga mengatakan bahwa Boeing menunjukkan inkonsistensinya terhadap dua kecelakaan pesawatnya.

"Mereka menyalahkan pertama kali dan meminta maaf saat kejadian kedua," tutur Rusdi.


Tonton juga video Ke KBRI Kuala Lumpur, Eggi Sudjana Minta Rusdi Kirana Dinonaktifkan:

[Gambas:Video 20detik]

(ara/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com