Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 13 Mei 2019 04:40 WIB

Punya 260 Juta Penduduk, Begini Peluang Industri Belanja Online di RI

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Persaingan industri e-commerce nasional semakin kompetitif. Masing-masing platform belanja online berlomba-lomba memberikan berbagai promo menarik serta inovasi yang memanjakan penggunanya di Indonesia. Dengan kompetisi tersebut, seperti apa lanskap industri saat ini?

Dikutip detikFinance, Senin (13/5/2019), data Q1 2019 dari iPrice, situs perbandingan harga produk-produk di online marketplace, memperlihatkan bahwa platform belanja online lokal masih merajai pasar Indonesia, dengan Tokopedia meraih posisi teratas sebagai platform belanja online dengan jumlah pengunjung aktif bulanan tertinggi, disusul dua pesaing terbesarnya Shopee dan Bukalapak, masing-masing di posisi ke-2 dan ke-3.

Yang tidak kalah menarik, di Asia Tenggara Tokopedia adalah satu-satunya aplikasi mobile e- commerce yang paling aktif digunakan di negara asalnya. Sebagai gambaran, Shopee berada di posisi ke-2 di negara asalnya Singapura, sementara di Tiki.vn berada di posisi ke-3 di negara asalnya Vietnam.


Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 269 juta jiwa dan tingginya adopsi telepon pintar, Indonesia memang menjadi pangsa pasar terbesar di Asia Tenggara bagi pemain e-commerce.

Lebih lanjut, laporan State of Internet Q1 2017 dari Akamai menyatakan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan adopsi digital tertinggi di dunia, mengalahkan India dan China. Hal ini menjadi peluang besar bagi pemimpin pasar di Indonesia untuk turut memiliki posisi strategis di industri e-
commerce dalam skala regional.

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed