Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 16 Jun 2019 19:02 WIB

Setop Produksi di China, Nintendo Bidik Asia Tenggara

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Christian Petersen/Getty Images Foto: Christian Petersen/Getty Images
Jakarta - Perang dagang Amerika Serikat (AS)-China semakin memanas, membuat beberapa perusahaan raksasa seperti Nintendo berencana memindahkan pabriknya dari China.

Dikutip dari theverge.com, Minggu (16/6/2019), berdasarkan sumber-sumber dalam rantai pasok Nintendo mengkonfirmasi perpindahan produksi ke Asia Tenggara untuk memenuhi permintaan di AS.

Dipindahkannya produksi dari China dilakukan demi menghindari tarif pajak produksi, bea cukai, dan sebagainya yang mengalami kenaikan untuk barang-barang yang diimpor dari China ke AS.


Seorang juru bicara Nintendo mengatakan bahwa Nintendo Switch saat ini sebagian besar diproduksi di China. Mereka mengatakan Nintendo selalu menjajaki opsi tempat produksi konsol, termasuk di Asia Tenggara.

Sementara dilansir dari CNN.com, perusahaan yang hengkang dari China bisa mempertimbangkan pemindahan produksi ke negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam dan Thailand, di mana tenaga kerja lebih murah.


Meningkatnya otomatisasi manufaktur teknologi menjadikannya lebih mudah, karena perusahaan tidak lagi harus begitu bergantung pada pekerja yang sangat terampil untuk menghasilkan barang-barang mereka. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com