Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 05 Agu 2019 10:41 WIB

Industri di Banten Minta PLN Ganti Rugi karena Lisrik Padam Massal

Bahtiar Rivai - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pihak industri di kawasan Serang Timur minta PLN memberi kompensasi pembayaran akibat listrik padam massal pada Minggu (4/8) di seluruh Banten. Mereka mengaku rugi akibat mesin industri yang tidak beroperasi selama seharian.

"Desakannya supaya ada kompensasi ada pengurangan pembayaran untuk menutupi kerugian yang diderita selama 1 hari karena listrik (padam)," kata Humas Himpunan Pengusaha Wilayah Serang Timur (Hipwis) Arif Mahdali saat dihubungi detikFinance di Serang, Banten, Senin (5/8/2019).

Akibat padamnya listrik di Banten, pihak industri khususnya di kawasan Serang Timur dipastikan merugi. Namun, jumlah total kerugian belum dihitung karena mesin produksi baru beroperasi pagi ini.


"Karena nggak ada yang produksi pasti rugi," ujarnya.

Untuk sementara, Hipwis sedang berkomunikasi untuk meminta agar PLN memberi kompensasi pengurangan. Meski saat padam listrik terjadi di hari libur, industri katanya tetap berjalan karena ada sistem shift karyawan.

Untuk di industri besar seperti PT Indah Kiat, Arif mengatakan mesin baru bisa beroperasi pada pagi hari. Industri perlu beberapa waktu untuk menyalakan mesin menyala seperti sedia kala.


"Jadi tidak langsung listrik menyala langsung operasional, harus di-setting ulang supaya sedia sedia kala, itu kalau di pabrik Indah Kiat," ujar Arif yang juga Humas PT Indah Kiat.

Kawasan Serang bagian timur jadi salah satu daerah yang terdampak listrik padam massal di kawasan Banten. Daerah ini merupakan zona industri manufaktur, alas kaki, kulit sampai tekstil.

Simak Video "Sidang Ikan Koi Mati Berlanjut, Petrus Yakin Menang Gugat PLN"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com