Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 05 Agu 2019 17:00 WIB

Menperin Dapat Keluhan Industri Gara-gara Listrik Padam

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Airlangga Hartarto (Tsarina Maharani/detikcom) Foto: Airlangga Hartarto (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku mendapat keluhan dari pelaku industri terkait kejadian pemadaman listrik secara massal kemarin Minggu (4/8/2019).

Airlangga mengatakan, salah satu yang mengeluh langsung adalah pelaku industri petrochemical atau industri yang berproduksi selama 24 jam.

"Ada beberapa. Sektor petrochemical kan biasanya produksinya 24 jam. Jadi dengan listrik berhenti dia berhenti dan untuk recovernya butuh waktu," kata Airlangga di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Airlangga, pemadaman listrik secara massal tersebut jelas mengganggu laju produksi sektor industri. Tidak hanya industri yang berproduksi 24 jam setiap harinya tetapi semua sektor.


"Pemadaman tentu dampak terhadap industri cukup besar. Semua sektor," jelas dia.

Tidak hanya itu, lanjut Airlangga, kejadian tersebut juga mengganggu komitmen ekspor industri. Hanya saja, dirinya belum mengetahui secara pasti seberapa besar kerugian sektor industri akibat pemadaman listrik massal kemarin.

"Terutama terkait dengan komitmen ekspor. Komitmen ini kan terganggu. Biasanya kan sudah ada schedule-nya dan pabrik mendadak berhentikan schedule pengiriman juga terganggu," ungkap dia.



Simak Video "Banyak Rumah di Kawasan Menteng Atas Terbakar"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed