Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 15 Agu 2019 08:22 WIB

Biodiesel 'Disenggol', RI Susun Jurus Serang Balik Uni Eropa

Vadhia Lidyana - detikFinance
Halaman 1 dari 3
Foto: Istimewa/Kementerian Pertanian Foto: Istimewa/Kementerian Pertanian
Jakarta - Berlakunya tarif bea masuk biodiesel Indonesia sebesar 8-18% di Uni Eropa (UE) sejak kemarin, Rabu 14 Agustus 2019 berpotensi merugikan para eksportir. Uni Eropa mengenakan tarif tersebut lantaran menilai pemerintah RI memberi subsidi besar-besaran terhadap para eksportir.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan menyusun rencana membalas UE dengan beberapa mekanisme dan perencaan.

Simak halaman berikutnya untuk informasi lebih lanjut.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed