Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 03 Sep 2019 18:29 WIB

LG hingga Panasonic bakal Bikin Pabrik Cell Battery Mobil Listrik di RI

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Konvooi kendaraan listrik Foto: Pradita Utama Konvooi kendaraan listrik Foto: Pradita Utama
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa beberapa perusahaan sudah menyatakan minatnya untuk investasi dalam pembuatan Cell baterai untuk kendaraan mobil listrik.

Beberapa di antaranya adalah perusahaan manufaktur asal negeri tirai bambu China, CATL. Ada juga pabrikan elektronik dari Korea, hingga Panasonic asal Jepang.

"Sudah (dapat investor). Itu CATL mau, LG mau, Panasonic juga," kata Luhut di kantornya, Selasa (3/9/2019).


Luhut mengatakan alasan ketiga perusahaan besar ini mau investasi di Indonesia, karena bahan baku Cell baterai dimiliki Indonesia. Seperti kobalt misalnya, harga di Indonesia lebih murah karena sumber dayanya banyak.

"Kenapa? Kobaltnya ada di Indonesia dan murah. Ngapain pergi ke tempat lain? Kan sederhana berpikirnya," ungkap Luhut.



Selain itu Luhut juga mengatakan Indonesia memiliki sumber nikel yang besar. Luhut mengatakan, hampir 80% materi baterai lithium ada di Indonesia.

"Dari kita juga ada dari nikel itu. Jadi hampir 80% material lithium battery itu ada di Indonesia," ungkap Luhut.

Simak Video "Grab Masih Pertimbangkan Mitranya Gunakan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com