ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 03 Sep 2019 18:52 WIB

Ini Jurus Pemerintah Biar Industri Nggak Terus-terusan Impor Gula

Vadhia Lidyana - detikFinance
Halaman 1 dari 3
Ilustrasi gula impor/Foto: Mindra Purnomo Ilustrasi gula impor/Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi (rakor) tentang kebijakan gula. Hasil rakor tersebut, pemerintah akan menggenjot kualitas gula, sehingga bisa digunakan sebagai gula industri, dan juga dikonsumsi masyarakat.

Nantinya, pemerintah akan merevisi Standar Nasional Indonesia (SNI) mengenai gula konsumsi atau gula kristal putih (GKP) yang diproduksi oleh petani gula dalam negeri. Saat ini, SNI gula konsumsi yang mengacu pada International Commission For Uniform Methods of Sugar Analysis (ICUMSA) berada di angka 300. Kemudian, pemerintah akan menekan angka ICUMSA GKP hingga berada di angka 200.

"Saya disuruh menyiapkan bahan bagaimana tetap meningkatkan kualitas gulanya. Makanya standarnya 300 dan sekarang mau ditekan maksimum 200, caranya bagaimana BUMN menekan kualitas gula," ujar Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro usai menghadiri rakor di kantor Darmin, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Selain pemerintah juga akan memperluas lahan tanam tebu secara bertahap hingga 735 ribu hektare. Berikut penjelasan detail jurus pemerintah tersebut: (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com