ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 07 Sep 2019 08:30 WIB

Uni Eropa Siap-siap! RI Bakal Balas Aturan Ganjal Biodiesel

Vadia Lidyana - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Kementerian Koordinator Perekonomian/Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Kementerian Koordinator Perekonomian/Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Eksportir kelapa sawit dan biodiesel Indonesia sedang mendapat tekanan dari Uni Eropa gara-gara kampanye hitam dan juga pemberlakuan tarif bea masuk 8-18%. Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah akan menggelar rapat koordinasi (rakor) mengambil sikap ke depan.

Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono, rakor ini juga akan membahas langkah Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mau mengenakan tarif bea masuk 20-25% terhadap produk olahan susu dari Eropa sebagai tindakan balasan atau retaliasi. Kemarin, dalam media briefing dengan awak media, Uni Eropa mengatakan bahwa retaliasi tersebut hanya akan merugikan perekonomian Indonesia.

Informasi selengkapnya bisa dibaca di sini: (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com